Featured Article

Senin, 14 Juni 2010

Lowongan Kerja Juni 2010

DIBUTUHKAN SEGERA
ENGINEERING

PERSYARATAN :

* Install, test, maintain GSM repeater


* Install, test, maintain IP based network
* Install, test, maintain optical network (SDH)
* Experience 1-2 tahun

Kirimkan Surat Lamaran dan CV Lengkap Anda Ke :

PT. Netwave Maju Abadi

Mail : bardhono@netwave.co.id

CC Ke : jekson_rinaldo@yahoo.com

Di sebelah kanan atau kiri kah sebaiknya memakai jam tangan?

Jam ada yang memakainya di tangan kanan dan ada di kiri. Kenapa kita pilih kanan, kita berharap dapat pahala di sini. Karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam seperti yang digambarkan oleh Aisyah radhiyallahu ‘anha suka mendahulukan yang kanan dalam segala urusan.


Sebagaimana terdapat dalam hadits,

كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – يُعْجِبُهُ التَّيَمُّنُ فِى تَنَعُّلِهِ وَتَرَجُّلِهِ وَطُهُورِهِ وَفِى شَأْنِهِ كُلِّهِ

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih suka mendahulukan yang kanan ketika memakai sandal, menyisir rambut, ketika bersuci dan dalam setiap perkara (yang baik-baik).” (HR. Bukhari no. 168 dan Muslim no. 268)

Dalam pekerjaan yang baik Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mendahulukan yang kanan seperti menyisir rambut, memasang baju, memasang sandal kecuali dalam hal-hal yg kita ketahui beliau mendahului yang kiri seperti dalam buang hajat dan lain-lain.

Dan jam tangan adalah bagian dari perhiasan dan kebaikan sehingga yang paling cocok dalam hadist ini di kanan letaknya. Sehingga kita mengharapkan pahala di sini. Sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga memakai cincin di jari kanannya.

Bagaimana orang meletakkannya di kiri? tidak lah berdosa. tidak ada larangannya. tidak boleh kita katakan haram sampai bertemu larangannya. Maka tidak masalah kalau ada orang memakainya di sebelah kiri. Kita tidak mengingkarinya

Perlu diketahui memakai jam tangan di sebelah kanan harus diniatkan, karena ingin meniru Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bukan karena kebiasaan saja sehingga dengan niat ini mudah-mudahan berpahala. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga memakai cincin di jari kanannya.

Ada kisah yang menarik tentang jam ini. Suatu hari, Syaikh Muqbil bin Hadi rahimahullah, Ahli Hadits dari Yaman di dalam majelis bertanya dalam majelis kepada murid-muridnya. Biasanya para ulama sengaja membuat muridnya terhibur, keluar dari kebiasaan. Sekarang saya ingin dengar dari kalian, apa ciri-ciri Ahlus Sunnah? kemudian murid-murid syaikh menyebutkan satu persatu ciri Ahlus Sunnah. Kemudian ada orang awam berdiri dan berkata ciri Ahlus Sunnah adalah memakai jam di tangan kanan. Lalu syaikh mengangkat tangannya dan rupanya jam syaikh di sebelah kiri. Lalu Syaikh berkata “Jadi saya bukan Ahlus Sunnah?”

Jangan kemudian mengatakan salah sebelum agama menyalahkan. Kadang-kadang ada orang yang terlalu semangat. Sehingga yang belum disalahkan oleh agama telah disalahkan, belum diharamkan agama namun telah diharamkan
Hati-hati dan ini biasanya lari ke dalam yang apa yang sebut dengan tannatu.

Rosululloh shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Celakalah orang-orang yang melampaui batas”(Diucapkan sebanyak tiga kali). (HR. Muslim).

Celakalah orang yang berlebih-lebihan. Bersikap melampaui batas dalam agamanya. Melampaui batas dalam menghukumi, yang tidak haram dilabeli haram, yang masih boleh dalam agama kita dikatakan tidak boleh. Jangan, dan masalah ini tidak lah harom. dan kalau kita menemukan sebagian ustadz memakai jam di tangan kiri, tidak perlu kita protes atau masalahkan. Sebagian ulama, kita menemukan mereka memakai jam tangan di sebelah kiri, jadi tidak ada masalah.
wallahu a’lam[1]

Kembali pada masalah jam tangan, kita bisa menyamakannya dengan cincin. Sehingga tidak ada kelebihan tangan kanan ataupun tangan kiri dalam mengenakan jam tangan. Ada kelonggaran dalam masalah ini. Kita boleh mengenakan jam tangan di tangan kanan, dan boleh juga di tangan kiri. (lihat Fatwa Syaikh Ibn Utsaimin dalam Syarah Riyadhus Shalihin Cetakan Dar wathan Juz 7 hal 184)[2]

Kamis, 10 Juni 2010

Hakikat Mencintai Seseorang karena Allah

Assakamualaikum wr wb

Saya mau tanya, hakikat mencintai seseorang karena ALLAH itu seperti apa ustadz?? Dan bagaimana kita menyikapinya..

Jazzakallah Khairan Katsiran..

Hamba ALLAH


Jawaban

Waalaikumussalam Wr Wb

Diriwayatkan oleh Abu Daud dari Abu Dzar berkata : Rasulullah saw bersabda,”Sebaik-baik amal adalah cinta karena Allah dan benci karena Allah.”

Al Alamah Abadiy mengatakan bahwa makna “Sebaik-baik amal adalah cinta karena Allah” adalah karena-Nya bukan karena tujuan lain seperti ketertarikan dan berbuat baik. Diantara keharusan dalam mencintai karena Allah adalah mencintai para wali dan orang-orang pilihan-Nya. Dan diantara syarat kecintaan mereka adalah mengikuti jejak-jejak dan menaati mereka.

Sedangkan makna “benci karena Allah” adalah karena perkara yang pantas untuk dibenci seperti kefasikan, kezhaliman, pelaku kemaksiatan. Ibnu Ruslan mengatakan didalam “Syarh as Sunan” bahwa didalamnya terdapat dalil bahwa diwajibkan bagi seseorang memiliki musuh yang dibencinya karena Allah sebagaimana diwajibkan baginya memiliki teman-teman yang dicintai karena Allah.

Lebih jelasnya bahwa jika engkau mecintai seseorang hendaklah karena orang itu menaati Allah dan menjadi kekasih Allah. Ketika orang itu bermaksiat terhadap-Nya maka anda harus membencinya karena ia telah bermaksiat terhadap Allah dan menjadi orang yang dibenci Allah. Barangsiapa yang mencintai karena satu sebab maka sudah seharusnya dia membenci hal-hal yang bertentangan dengan sebab itu. kedua sifat ini sudah menjadi kelaziman yang tidak bisa dipisahkan satu dengan lainnya dan dia mejadi tuntutan didalam mencintai dan membenci didalam kebiasaannya. (Aunul Ma’bud juz XII hal 248)

Tidak disangsikan bahwa kecintaan seseorang kepada orang lain karena Allah swt adalah buah dari kecintaan dirinya kepada Allah swt. Karena seseorang yang mencintai Allah swt diharuskan pula untuk mencintai orang-orang yang mencintai Allah dan mereka dicintai oleh-Nya.

Ketika seseorang mencintai saudaranya karena Allah maka ia akan tetap mencintainya selama Allah mencintai orang itu dikarenakaan amal-amal shalehnya sebaliknya ketika Allah membencinya dikarenakan maksiat-maksiatnya maka dia pun akan membenci orang itu. Kecintaannya bukanlah karena hal-hal duniawi, seperti : harta, jabatan, kedudukan, nasab atau sejenisnya.

Berbahagialah seseorang yang mampu melakukan hal ini karena ia menjadi bukti benarnya keimanan dan keislamannya. Imam Malik mengatakan bahwa kecintaan karena Allah swt adalah diantara kewajiban keislaman seseorang.

Imam Bukhori dan Muslim meriwayatkan dari Anas dari Nabi saw, dia berkata, "Tiga perkara jika itu ada pada seseorang maka ia akan merasakan manisnya iman; orang yang mana Allah dan Rasul-Nya lebih dia cintai daripada selain keduanya, mencintai seseorang yang ia tidak mencintainya kecuali karena Allah, dan benci untuk kembali kepada kekafiran setelah Allah menyelamatkannya dari kekafiran tersebut sebagaimana ia benci untuk masuk neraka."

Para ulama mengatakan bahwa makna dari “manisnya iman” adalah merasakan kelezatan didalam ketaatan dan mengemban beban-beban didalam mendapatkan ridho Allah dan Rasul-Nya saw dan lebih mendahulukan keredhoan tersebut daripada perhiasan-perhiasan dunia.

Wallahu A’lam

disunting dari eramuslim.com

Cara Yahudi Mendidik Anaknya Supaya Pintar

Artikel DR Stephen Carr Leon patut menjadi renungan
bersama. Stephen menulis dari pengamatan langsung. Setelah berada tiga
tahun di Israel karena menjalani housemanship di beberapa rumah sakit
disana. Dirinya melihat ada beberapa hal yang menarik yang dapat ditarik
sebagai bahan tesisnya, yaitu, "Mengapa Yahudi Pintar?"



Ketika tahun kedua, akhir bulan Desember 1980, Stephen sedang
menghitung hari untuk pulang ke California , terlintas dibenaknya, apa
sebabnya Yahudi begitu pintar? Kenapa Tuhan memberi kelebihan kepada
mereka? Apakah ini suatu kebetulan? Atau hasil usaha sendiri?

Maka Stephen tergerak membuat tesis untuk PhD-nya. Sekadar untuk Anda
ketahui, tesis ini memakan waktu hampir 8 tahun. Karena harus mengumpulkan
data-data yang setepat mungkin.

Marilah kita mulai dengan
persiapan awal melahirkan. Di Israel, setelah mengetahui sang ibu
mengandung, sang ibu akan sering menyanyi dan bermain piano. Si ibu dan
bapak akan membeli buku matematika dan menyelesaikan soal bersama suami.


Stephen sungguh heran karena temannya yang mengandung sering
membawa buku matematika dan bertanya beberapa soal yang tak dapat
diselesaikan. Kebetulan Stephen suka matematika.

Stephen
bertanya, "Apakah ini untuk anak kamu?" Dia menjawab, "Iya,
ini untuk anak saya yang masih didalam kandungan, saya sedang melatih
otaknya, semoga ia menjadi jenius." Hal ini membuat Stephen tertarik
untuk mengikuti terus perkembangannya.

Kembali ke matematika
tadi, tanpa merasa jenuh si calon ibu mengerjakan latihan matematika
sampai genap melahirkan. Hal lain yang Stephen perhatikan adalah cara
makan. Sejak awal mengandung sang ibu suka sekali memakan kacang badam dan
korma bersama susu.

Tengah hari makanan utamanya roti dan
ikan tanpa kepala bersama salad yang dicampur dengan badam dan berbagai
jenis kacang.

Menurut wanita Yahudi itu, daging ikan sungguh
baik untuk perkembangan otak dan kepala ikan mengandung kimia yang tidak
baik yang dapat merusak perkembangan dan pertumbuhan otak anak di dalam
kandungan. Ini adalah adat orang-orang Yahudi ketika mengandung. Menjadi
semacam kewajiban untuk ibu-ibu yang sedang mengandung mengkonsumsi pil
minyak ikan..

"Ketika saya diundang untuk makan malam
bersama orang-orang Yahudi, perhatian utama saya adalah menu mereka. Pada
setiap undangan yang sama saya perhatikan, mereka gemar sekali memakan
ikan (hanya isi atau fillet)."

Biasanya kalau sudah
ikan, tidak ada daging. Ikan dan daging tidak ada bersama di satu meja.
Menurut mereka, campuran daging dan ikan tak bagus dimakan bersama. Salad
dan kacang adalah suatu kemestian, terutama badam.

Uniknya,
mereka akan memakan buah-buahan dahulu sebelum memakan hidangan utama.
Jangan terperanjat jika Anda diundang ke rumah Yahudi Anda akan
dihidangkan buah-buahan dahulu. Menurut mereka, dengan memakan hidangan
karbohidrat (nasi atau roti) dahulu kemudian buah-buahan, ini akan
menyebabkan kita merasa mengantuk, lemah dan payah untuk memahami
pelajaran di sekolah.

Di Israel, merokok adalah tabu,
apabila Anda diundang makan di rumah Yahudi, jangan sekali-kali merokok.
Tanpa sungkan mereka akan menyuruh Anda keluar dari rumah mereka, menyuruh
Anda merokok di luar rumah.

Menurut ilmuwan di Universitas
Israel , penelitian menunjukkan nikotin dapat merusakkan sel utama pada
otak manusia dan akan melekat pada gen. Artinya, keturunan perokok bakal
membawa generasi yang cacat otak (bodoh). Suatu penemuan yang dahsyat
ditemukan oleh saintis yang mendalami bidang gen dan DNA.

Perhatian Stephen selanjutnya adalah mengunjungi anak-anak Yahudi.
Mereka sangat memperhatikan makanan. Makanan awal adalah buah-buahan
bersama kacang badam, diikuti dengan menelan pil minyak ikan (code oil
lever).

Dalam pengamatan Stephen, anak-anak Yahudi sungguh
cerdas. Rata-rata mereka memahami tiga bahasa yaitu Hebrew, Arab, dan
Inggris. Sejak kecil mereka telah dilatih main piano dan biola. Ini adalah
suatu kewajiban. Menurut mereka bermain musik dan memahami not dapat
meningkatkan IQ. Sudah tentu bakal menjadikan anak pintar.


Ini menurut saintis Yahudi, hentakan musik dapat merangsang otak. Tak
heran banyak pakar musik dari kaum Yahudi.

Seterusnya di
kelas 1 hingga 6, anak-anak Yahudi akan diajar matematika berbasis
perniagaan. Pelajaran IPA sangat diutamakan. Di dalam pengamatan Stephen,
perbandingan anak-anak di Calfornia, dalam tingkat IQ-nya bisa dikatakan 6
tahun kebelakang!

"Segala pelajaran akan dengan mudah
ditangkap oleh anak Yahudi. Selain dari pelajaran tadi, olahraga menjadi
kewajiban bagi mereka. Olahraga yang diutamakan ialah memanah, menembak,
dan berlari. Menurut teman saya ini memanah dan menembak dapat melatih
otak memfokus sesuatu perkara disamping mempermudah persiapan membela
negara."

"Selanjutnya perhatian saya menuju ke
sekolah tinggi (menengah) disini murid-murid digojlok dengan pelajaran
sains. Mereka didorong untuk menciptakan produk. Meski proyek mereka
kadangkala kelihatannya lucu dan memboroskan, tetap diteliti dengan
serius. Apalagi kalau yang diteliti itu berupa senjata, medis, dan teknik.
Ide itu akan dibawa ke jenjang yang lebih tinggi."

"Satu lagi yang diberi keutamaan ialah fakultas ekonomi. Saya
sungguh terperanjat melihat mereka begitu agresif dan serius belajar
ekonomi. Di akhir tahun di universitas, mahasiswa diharuskan mengerjakan
proyek. Mereka harus mempraktekkannya. Dan Anda hanya akan lulus jika tim
Anda (10 pelajar setiap tim) dapat keuntungan sebanyak US$ 1 juta! Anda
terperanjat? Itulah kenyataannya. "

Kesimpulan, pada
teori Stephen adalah, melahirkan anak dan keturunan yang cerdas adalah
keharusan. Tentunya bukan perkara yang bisa diselesaikan semalaman. Perlu
proses, melewati beberapa generasi mungkin?

Kabar lain
tentang bagaimana pendidikan anak adalah dari saudara kita di Palestina.
Mengapa Israel mengincar anak-anak Palestina? Terjawab sudah mengapa
agresi Israel yang biadab dari 27 Desember 2008 kemarin memfokuskan diri
pada pembantaian anak-anak Palestina di Jalur Gaza .

Seperti
yang kita ketahui, setelah lewat dua minggu, jumlah korban tewas akibat
Holocaust itu sudah mencapai lebih dari 900 orang. Hampir setengah darinya
adalah anak-anak.

Selain karena memang tabiat Yahudi yang
tidak punya nurani, target anak-anak bukanlah kebetulan belaka. Sebulan
lalu, seusai Ramadhan 1429 Hijriah, Ismail Haniya, pemimpin Hamas,
melantik sekitar 3500 anak-anak Palestina yang sudah hafidz al-Qur'an.

Anak-anak yang sudah hafal 30 juz al-Qur'an ini menjadi sumber
ketakutan Zionis Yahudi. "Jika dalam seusia muda itu mereka sudah
menguasai al-Qur'an, bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti
apa?" demikian pemikiran yang berkembang di pikiran orang-orang
Yahudi.

Tidak heran jika anak Palestina menjadi para
penghapal al-Qur'an. Kondisi Gaza yang diblokade dari segala arah oleh
Israel menjadikan mereka terus intens berinteraksi dengan al-Qur'an. Tak
ada yang main playstation atau game. Namun kondisi itu memacu mereka untuk
menjadi para penghapal yang masih begitu belia. Kini, karena ketakutan
sang penjajah, sekitar 500 bocah penghapal al-Qur'an itu telah syahid.

Perang panjang dengan Yahudi akan berlanjut entah sampai berapa
generasi lagi. Ini cuma masalah giliran. Sekarang Palestina dan besok bisa
jadi Indonesia . Ambil contoh tetangga kita yang terdekat, Singapura.

Contoh yang penulis ambil sederhana saja, rokok. Benarkah
merokok dapat melahirkan generasi "tulalit"? Kata tulalit
diambil bukan dari penulis, tapi kata itu dari Stephen Carr Leon sendiri.
Dia sudah menemui beberapa bukti yang menyokong teori ini. "Lihat
saja Indonesia ," katanya seperti dalam tulisan itu. "Jika Anda
ke Jakarta , dimana saja Anda berada; dari restoran, teater, kebun bunga
hingga ke museum, hidung Anda akan segera mencium asap rokok! Dan harga
rokok? Cuma 70 sen dolar! Hasilnya! Dengan penduduk berjumlah jutaan
orang, ada berapa banyakkah universitas? Hasil apakah yang dapat
dibanggakan? Teknologi? Jauh sekali. Adakah mereka dapat berbahasa selain
dari bahasa mereka sendiri? Mengapa mereka begitu sukar sekali menguasai
bahasa Inggris? Adakah ini bukan akibat merokok? Anda pikirlah
sendiri?"

Sabili Edisi No. 16 Th XVI 26 Februari
2009/1 Rabiul Awal 1430H

Minggu, 06 Juni 2010

Tanda Akhir Zaman: Pilih Kasih Dalam Menebar Salam

Saudaraku, di antara syarat masuk surga ialah wajibnya seseorang memiliki iman. Tanpa iman seseorang tidak bakal berhak masuk surga. Tidak ada orang kafir yang diizinkan Allah masuk surga. Oleh karena itu Allah menggambarkan di dalam Al-Qur’an penyesalan orang kafir di akhirat nanti. Mereka menyesal karena sewaktu di dunia tidak termasuk ke dalam golongan kaum Muslimin alias tidak termasuk orang yang beriman.


رُبَمَا يَوَدُّ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوْ كَانُوا مُسْلِمِينَ

”Orang-orang yang kafir itu seringkali (nanti di akhirat) menginginkan, kiranya mereka dahulu (di dunia) menjadi orang-orang muslim.” (QS Al-Hijr ayat 2)

Di dalam sebuah hadits Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam menyebutkan secara jelas bahwa seseorang tidak bakal masuk surga jika tidak beriman. Uniknya hadits ini dilanjutkan dengan penjelasan berikutnya mengenai syarat seseorang dikatakan beriman itu apa. Ternyata di antara syarat orang dikatakan beriman ialah jika ia mengembangkan jiwa kasih-sayang terhadap sesama orang beriman lainnya. Dan berikutnya Nabi shollallahu ’alaih wa sallam menjelaskan bahwa untuk mengembangkan kasih-sayang di antara sesama mukmin ialah membiasakan diri untuk mengucapkan salam di antara mukmin satu sama lain.

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ

حَتَّى تُؤْمِنُوا وَلَا تُؤْمِنُوا حَتَّى تَحَابُّوا أَوَلَا أَدُلُّكُمْ

عَلَى شَيْءٍ إِذَا فَعَلْتُمُوهُ تَحَابَبْتُمْ أَفْشُوا السَّلَامَ بَيْنَكُمْ

Bersabda Rasulullah shollollahu ’alaihi wa sallam: “Kalian tidak bakal masuk surga sebelum kalian beriman. Dan kalian tidak dikatakan beriman sebelum kalian saling mengasihi satu sama lain. Maukah kalian aku tunjukkan suatu perkara yang bila kalian kerjakan bakal menyebabkan kasih sayang di antara kalian? Sebarkan ucapan salam di antara kalian.” (HR Muslim)



Jadi, kebiasaan mengucapkan salam (yaitu lengkapnya berupa ucapan Assalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wabarakaatuh) merupakan suatu anjuran langsung dari Nabi Muhammad. Ia bukanlah sekedar basa-basi atau produk budaya bangsa Arab. Bahkan dengan demikian ia bisa dikatakan termasuk salah satu bentuk kegiatan beribadah seorang mukmin kepada Allah. Oleh karenanya dalam kesempatan lain Nabi shollallahu ’alaih wa sallam menegaskan agar dalam melakukannya janganlah seorang Muslim bersikap diskriminatif alias pilih-kasih. Ucapan salam merupakan hak sesama orang beriman siapapun dia, baik yang dikenal maupun tidak, baik itu tetangga dekat maupun jauh, baik itu sesuku-bangsa maupun tidak, baik itu tua ataupun muda, baik itu saudara dekat maupun jauh atau baik itu satu organisasi maupun tidak.

أَنَّ رَجُلًا سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الْإِسْلَامِ خَيْرٌ

قَالَ تُطْعِمُ الطَّعَامَ وَتَقْرَأُ السَّلَامَ عَلَى مَنْ عَرَفْتَ وَمَنْ لَمْ تَعْرِفْ

Seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah saw., "Islam manakah yang lebih baik?" Beliau bersabda, "Kamu memberikan makanan dan mengucapkan salam atas orang yang kamu kenal dan tidak kamu kenal." (HR Bukhary)

Dengan penegasan di atas berarti ucapan salam sesama mukmin bersifat universal. Dimanapun, kapanpun dan dengan siapapun asalkan itu sesama mukmin, maka kita sepatutnya menebar ucapan salam.

Maka, saudaraku, marilah kita patuhi anjuran Nabi yang satu ini secara murni dan konsekuen. Marilah kita biasakan diri dan keluarga untuk senantiasa menebar salam kepada sesama saudara mukmin tanpa pilih-kasih. Sebab hal itu menjadi indikasi kedalaman jiwa kasih-sayang yang kita miliki terhadap sesama orang beriman. Dan kedalaman jiwa kasih-sayang tersebut mengindikasikan kedalaman iman kita. Dan kedalaman iman kita pada gilirannya akan menjadi penyebab kita berhak masuk surga Allah ta’aala. Siapa yang tidak ingin masuk surga? Tentu kita semua sangat berambisi masuk surga.

Namun di zaman penuh fitnah dewasa ini tidak jarang jiwa kasih-sayang kita mengalami erosi. Hubungan antar sesama menjadi sangat formal dan kaku, bahkan seringkali dingin dan tanpa melibatkan perasaan cinta. Kemudian tanpa kita sadari iman-pun menipis. Dan iman yang menipis itu tercermin-lah kualitas dan kebiasaan kita menebar salam. Sehingga ada sebagian kita yang menebar salam dengan syarat. Bila seseorang yang dia jumpai itu satu kelompok, organisasi, jama’ah, pergerakan, partai dengan dirinya, barulah dengan semangat dia sebar salam. Namun jika tidak, maka dengan berat hati dia menebar ucapan salam, bahkan terkadang salam-pun tidak diucapkan sama sekali. Na’udzubillaahi min dzaalika.

Oleh karena itu Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam memperingatkan kita bila keadaan seperti ini muncul berarti kita seperti mempercepat datangnya kiamat. Bilamana sesama orang beriman sudah mulai berlaku diskriminatif dalam menebar salam, berarti itu termasuk di antara tanda-tanda dekatnya hari Kiamat.

إن من أشراط الساعة أن يكون السلام للمعرفة

“Sesungguhnya di antara tanda-tanda Kiamat ialah bilamana ucapan salam hanya disampaikan kepada orang yang dikenal.” (HR Abdurrazzaq)

Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang saling mencinta hanya karena Engkau. Jadikanlah kami orang-orang yang tidak bakhil dalam menebar ucapan salam kepada sesama saudara seiman kami sebagaimana disunnahkan oleh RasulMu, Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam. Amin ya Rabb.(eramuslim.com)

Presiden Indonesia Ke-tiga

Berukut sepenggal kisah perjalan karir seorang BJ.Habibie yang merupakan Presiden negara kita Indonesia tercinta...


Bukti 1 : Penemu Teori Habibie
Pemakai dan produsen pesawat terbang sama-sama tidak tahu persis, sejauh mana bodi pesawat terbang masih andal dioperasikan. Akibatnya memang bisa fatal. Pada awal 1960-an, musibah pesawat terbang masih sering terjadi karena kerusakan konstruksi yang tak terdeteksi. Kelelahan (fatique) pada bodi masih sulit dideteksi dengan keterbatasan perkakas. Belum ada pemindai dengan sensor laser yang didukung unit pengolah data komputer, untuk mengatasi persoalan rawan ini.Titik rawan kelelahan ini biasanya pada sambungan antara sayap dan badan pesawat terbang atau antara sayap dan dudukan mesin. Elemen inilah yang mengalami guncangan keras dan terus-menerus, baik ketika tubuhnya lepas landas maupun mendarat. Ketika lepas landas, sambungannya menerima tekanan udara (uplift)yang besar. Ketika menyentuh landasan, bagian ini pula yang menanggung empasan tubuh pesawat. Kelelahan logam pun terjadi, dan itu awal dari keretakan (krack).Titik rambat, yang kadang mulai dari ukuran 0,005 milimeter itu terus merambat. Semakin hari kian memanjang dan bercabang-cabang. Kalau tidak terdeteksi, taruhannya mahal, karena sayapbisa sontak patah saat pesawat tinggal landas. Dunia penerbangan tentu amat peduli, apalagi saat itu pula mesin-mesin pesawat mulai bergantidari propeller ke jet. Potensi fatique makin besar.Habibie-lah yang kemudian menemukan bagaimana rambatan titik krack itu bekerja. Perhitungannya sungguh rinci, sampai pada hitungan atomnya. Oleh dunia penerbangan, teori Habibie ini lantas dinamakan krack progression.Dari sinilah Habibie mendapat julukan sebagai Mr. krack. Tentunya teori ini membuat pesawat lebih aman. Tidak saja bisa menghindari risiko pesawat jatuh, tetapi juga membuat pemeliharaannya lebih mudah dan murah.



Bukti 2 : Penemu Faktor Habibie
Sebelum titik krack bisa dideteksi secara dini, para insinyur mengantispasi kemungkinan muncul keretakan konstruksi dengan cara meninggikan faktor keselamatannya (SF). Caranya, meningkatkan kekuatan bahan konstruksi jauh di atas angka kebutuhan teoritisnya. Akibatnya, material yang diperlukan lebih berat. Untuk pesawat terbang, material aluminium dikombinasikan dengan baja. Namun setelah titik krack bisa dihitung maka derajat SF bisa diturunkan. Misalnya dengan memilih campuran material sayap dan badan pesawat yang lebih ringan. Porsi baja dikurangi, aluminium makin dominan dalam bodi pesawat terbang. Dalam dunia penerbangan, terobosan ini tersohor dengan sebutan Faktor Habibie.Faktor Habibie bisa meringankan operating empty weight (bobot pesawat tanpa berat penumpang dan bahan bakar) hingga 10% dari bobot sebelumnya. Bahkan angka penurunan ini bisa mencapai 25% setelah Habibie menyusupkan material komposit ke dalam tubuh pesawat. Namun pengurangan berat ini tak membuat maksimum take off weight-nya (total bobot pesawat ditambah penumpang dan bahan bakar) ikut merosot. Dengan begitu, secara umum daya angkut pesawat meningkat dan daya jelajahnya makin jauh. Sehingga secara ekonomi, kinerja pesawatbisa ditingkatkan.

Faktor Habibie ternyata juga berperan dalam pengembangan teknologi penggabungan bagian per bagian kerangka pesawat. Sehingga sambungan badan pesawatyang silinder dengan sisi sayap yang oval mampu menahan tekanan udara saat tubuh pesawat lepas landas. Begitu juga pada sambungan badan pesawat dengan landing gear jauh lebih kokoh, sehingga mampu menahan beban saat pesawat mendarat. Faktor mesin jetyang menjadi penambah potensi fatique menjadi turun.


Bukti 3 : suma cum laude gan !
Gelar doctor ingenieur-nya disabet dengan predikat suma cum laude pada 1965. Rata-rata nilai mata kuliahnya 10. Presatsi ini membuatnya dipercaya jadi Kepala Departemen Riset dan Pengembangan Analisis Struktur di Hamburger Flugzeugbau (HFB). Tugas utamanya adalah memecahkan persoalan kestabilan konstruksi bagian belakang pesawat Fokker 28. Luar biasa, hanya dalam kurun waktu enam bulan, masalah itu terpecahkan oleh Habibie.


Bukti 4 : Bikin Pesawat Gan !
Ia meraih kepercayaan lebih bergengsi, yakni mendesain utuh sebuah pesawat baru. Satu diantara buah karyanya adalah prototipe DO-31, pesawat baling-baling tetap pertamayang mampu tinggal landas dan mendarat secara vertikal, yang dikembangkan HFB bersama industri Donier. Rancangan ini lalu dibeli oleh Badan Penerbangan dan Luar Angkasa Amerika Serikat (NASA).Hasil lainnyaantara lain pesawat terbang pertama buatan Indonesia CN-235 dan N-250.Pesawat Airbus A-300 yang diproduksi konsorsium Eropa (European Aeronautic Defence and Space) tak lepas dari sentuhan Habibie. Maklumlah dalam konsorsium ini tergabung Daimler, produsen Mercedes-Benz yang mengakuisisi MBB.


Bukti 5 : Jabatan di MBB
Tahun 1969 Habibie dilirik oleh Messerschmitt Boelkow Blohm Gmbh (MBB), industri pesawat terbesar yang bermarkas di Hamburg. Jabatan Vice President/Direktur Teknologi MBB disabetnya tahun 1974. Hanya Habibie-lah, orang diluar kebangsaan Jermanyang mampu menduduki posisi kedua tertinggi itu.


Bukti 6 : Penghargaan
Sedangkan dalam bentuk penghargaan, Habibie menerima Award von Karman (1992) yang di bidang kedirgantaraan boleh dibilang gengsinya hampir setara dengan Hadiah Nobel. Dan dua tahun kemudian menerima penghargaanyang tak kalah bergengsi, yakni Edward Warner Award. Beliau juga mendapat gelar Doktor Kehormatan (Doctor of Honoris Causa) dari berbagai Universitas terkemuka dunia, antara lain Cranfield Institute of Technology dan Chungbuk University.
penghargaan:


Bukti 7 : Jadi Presiden RI ke - 3 gan !
Ini mungkin puncak karier beliau....

Masa jabatannya sebagai presiden hanya bertahan selama 512 hari. Meski sangat singkat, kepemimpinan Presiden Habibie mampu membawa bangsa Indonesiadari jurang kehancuran akibat krisis. Presiden Habibie berhasil memimpin negara keluar dari dalam keadaan ultra-krisis, melaksanakan transisi dari negara otorian menjadi demokrasi. Sukses melaksanakan pemilu 1999 dengan multi parti (48 partai), sukses membawa perubahan signifikan pada stabilitas, demokratisasi dan reformasi di Indonesia.

Popular Posts

Anker's Members :

In Memoriam :